9dbit - 9dnews - bonus new member 50% di 9dbit situs slot online terpercaya dan aman di indonesia - raja togel Tergacor - raja togel Server Thailand - dingdong togel Pasti wd - togel singapore Server Hongkong - rtp slot gacor hari ini Tergacor - togel singapore Terbaik - jebol togel Server Indonesia - bocoran slot tergacor Server Malaysia - togel Server Singapore - situs slot gacor Server Dubai - slot gacor hari ini Terpercaya - togel Server Philippines - gacor slot Server Hongkong - togel Terbaru - game - game slot

Guru SD di NTT Diamankan Polisi karena Melakukan Kekerasan terhadap Istri hingga Menyebabkan Kematian.

9Dnews – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil menangkap YS, seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, TTU. YS ditangkap karena dituduh melakukan penganiayaan terhadap istrinya, MGO, yang menyebabkan kematian. “Kasus penganiayaan terhadap korban (MGO) terjadi pada Desember 2023 lalu dan meninggal awal Januari 2024,” kata Kepala Polsek Miomaffo Timur, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Muhammad Aris Salama kepada Kompas.com, Selasa (23/1/2024).

Baca Juga :
Balita di Sidoarjo Mengalami Pencabulan, Pelaku Merupakan Ayah Kandungnya Sendiri

Aris menjelaskan bahwa insiden tragis ini berawal ketika korban meminta slip gaji sertifikasi kepada pelaku untuk membayar utang persalinan korban pada 5 Desember 2023. Saat itulah, pelaku merasa emosi dan langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap korban dengan memukul bagian bibir dan menendang bagian perut.

Korban yang merasakan sakit segera meminta bantuan kepada warga sekitar dan kepala desa setempat. Warga membawa korban ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Inbate untuk mendapatkan perawatan. Namun, karena memerlukan penanganan medis yang lebih serius, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu. “Korban dirawat inap dua malam tiga hari di RSUD Kefamenanu,” kata Aris. Sayangnya, meskipun belum sembuh sepenuhnya, korban memutuskan untuk keluar dari RSUD Kefamenanu dan beristirahat di rumah orangtuanya di Kecamatan Musi.

Pada saat berada di rumah, korban mengalami pendarahan dan akhirnya meninggal dunia pada 3 Januari 2024. Kasus ini dilaporkan ke Polsek Miomaffo Timur, dan polisi segera bertindak menangkap pelaku. Untuk mengungkap penyebab kematian korban, Polres TTU meminta dilakukan ekshumasi (penggalian makam korban) untuk melakukan otopsi. Pada Minggu (21/1/2024), ekshumasi dan otopsi dilakukan terhadap jenazah korban dengan menggali kembali kuburan di RT 003 RW 002, Dusun B, Desa Bisafe, Kecamatan Musi. Proses ini dipimpin oleh Kasubbid Dokpol Bid Dokkes Polda NTT, AKBP Edi Syahputra Hasibuan, dan berlangsung selama satu jam dengan dihadiri perwakilan keluarga serta aparat kepolisian.

Baca Juga :
Jokowi Menyalurkan 3.000 Sertifikat Tanah ke Masyarakat Grobogan

“Ada beberapa tulang korban yang patah akibat dianiaya oleh pelaku,” ungkap Aris. Saat ini, pelaku telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Aris mencatat bahwa pelaku sudah tujuh kali menikah, dan korban merupakan pasangan ketujuh yang tidak dinikahi secara sah. Pelaku hanya menikah secara resmi dengan istri pertamanya, sementara enam wanita lainnya, termasuk korban, tidak mendapatkan status pernikahan yang sah.

AKUN VIP - VIP MEMBER - AKUN MEMBER VIP - 9DBIT VIP - MEMBER VIP 9DBIT - 9DNEWS - AKUN MEMBER PRO - GAME

Kiriman serupa

1 Komentar

  1. […] Baca Juga : Guru SD di NTT Diamankan Polisi karena Melakukan Kekerasan terhadap Istri hingga Menyebabkan Kematia… […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *